Rabu, 25 Mei 2016

SOUTH KOREA JOURNEY



STUDI EKSKURSI GOES TO SOUTH KOREA


April 2016 merupakan hari yang sangat dinanti bagi sebagian besar mahasiswa tingkat 3 Teknik Arsitektur di Univ. Gunadarma, karena pada bulan tersebut berlangsungnya kegiatan Kuliah Lapangan Arsitektur yang bertempat di Korea Selatan. Persiapan-pun sudah dilakukan dari jauh hari. Bahkan kegiatan menabung sudah dilakukan dari 2 tahun sebelum keberangkatan. Jadwal keberangkatan dilangsungkan pada tanggal 15 – 20 April 2016. AND HERE MY JOURNEY BEGIN.


DAY 1 JAKARTA – SEOUL 
                                                                                                         
Jum’at, 15 April 2016. This is the DAY. Pukul 20.00 WIB Seluruh mahasiswa peserta  KLA berkumpul di Bandara International Soekarno-Hatta, terminal 2 pintu D1 untuk memulai perjalanan menuju Incheon, Seoul. Sekitar pukul 21.30 kami mulai masuk untuk proses imigrasi dan menunggu sampai boarding time sekitar pukul 22.30. Kami menggunakan pesawat Asiana Airlines dan flight pukul 23.45. Dan perjalan menuju negara gingseng dan kpop-pun dimulai.


DAY 2 INCHEON – SEOUL

Arrived at Incheon International Airport
Tiba di bandara International Incheon, South Korea pada pukul 08.55 waktu Korea (7.55 waktu Jakarta). Kami bergegas untuk melakukan imigrasi, lalu bersiap per-kelompok untuk memulai kuliah lapangan yang dipandu oleh guide tour lokal. Sekitar pukul 10.00 kami keluar bandara dan mulai merasakan dinginnya udara Seoul. Saat itu suhu udara dibawah 20derajat, sekitar 12derajat. Berbeda sekali dengan suhu udara di Jakarta yang selalu diatas 28derajat apalagi saat siang hari. Kami mulai masuk ke dalam bus untuk menuju tempat pengamatan pertama, yaitu Samsung Jong-ro Tower, yang berada di Distrik Jongno. Jongno sendiri merupakan nama salah satu distrik di pusat kota Seoul yang terletak di bagian utara. 

Samsung Jong Ro Tower
Disini merupakan tempat pengamatan kelompok saya. Saat tiba, saya dan teman-teman sekelompok langsung bergegas menuju titik amatan yang sudah kami rencanakan dari sebelum kami tiba disini untuk melakukan pengamatan. Pengamatan yang dilakukan berupa merekam, memfoto, serta memahami kawasan, keadaan, di sekitar gedung amatan tersebut yang merupaka bangunan modern untuk dijadikan sebuah film dokumenter informasi tentang Samsung Jong-Ro Tower sebagai tugas utama dari kuliah lapangan ini. Sayangnya kami hanya diberi waktu sekitar 45 menit untuk melakukan pengamatan. Alhasil kami terburu-buru dan sangat tidak puas dengan hasil amatan kami. Saya pribadi-pun, terlambat masuk ke bis karena terlalu asik melakukan pengamatan. 45 menit berlalu, kami balik lagi menuju bis dan melanjutkan makan siang yang masih dikawasan Seoul.

1st lunch at Seoul
at Gyeongbok Palace
Usai makan siang kami melanjutkan perjalanan menuju Gyeongbok Palace untuk melakukan pengamatan selanjutnya. Kebetulan pengamatan dari kelompok saya sudah dilakukan, jadi untuk tempat lainnya saya dan kelompok saya hanya berfoto-foto, menikmati tempat-tempat tersebut. Saya cukup merasa sebal karna waktu pengamatan disini lebih lama dibandingkan dengan waktu pengamatan kelompok saya di Jong-Ro. Tetapi ya sudahlah, saya nikmati saja dan kalau ada waktu luang, saya dan kelompok saya akan mencuri waktu untuk balik lagi ke Jong-ro untuk melakukan pengamatan tambahan. Sekitar pukul 5 sore waktu Korea, kami bergegas keluar dari Gyeongbok dan menuju ke lokal Restoran untuk makan malam. Usai makan malam sekitar pukul 8 malam, kami sampai di Grand Palace Hotel di Songdo untuk beristirahat setelah melakukan perjalanan panjang seharian. Tidak sampai disini cerita berakhir, sampai hotel, saya dan teman-teman dekat masih ingin berjalan-jalan mencoba menikmati Seoul Malam Hari. Tapi tidak bisa jauh-jauh dari hotel. Jadi kami hanya menuju mini market dekat hotel untuk membeli cemilan dan minuman. Kebetulan pada saat itu cuaca sedang hujan sejak kami makan malam di restoran. Jadi kami berjalan-jalan menggunakan payung. Walau begitu, sangatlah menyenangkan.


DAY 3 SONGD0 – NAMI ISLAND – SOERAKSAN

Minggu, 17 April 2016. Pagi sekitar pukul 6 kami mendapatkan morning call dari hotel. Tapi saya pribadi baru bangun pukul 6.30 karena dibangunkan oleh teman sekamar saya. Ternyata saya kesiangan, karena teman-teman dikamar lainnya sebagian besar sudah rapi dan bersiap untuk sarapan lalu check-out. Saya langsung bergegas mandi dan bersiap-siap untuk sarapan. Untungnya saya tidak terlalu terlambat, jadi masih ada waktu untuk bersantai dan berfoto disekitar hotel sebelum melakukan perjalanan lagi.


at Incheon Tribowl in Songdo Central Park
stasiun bawah tanah central park
Pukul 9 pagi kami semua udah di bis masing-masing dan bersiap menuju tempat pengamatan, yaitu di Songdo Central Park yang merupakan Taman dan terdapat bangunan modern bernama Incheon Tribowl. Perjalanan tidak begitu jauh dan hanya memakan waktu tidak sampai 30 menit, kami tiba di Songdo. Tempat yang sangat bersih dan nyaman sekali. Dan merupakan kawasan modern kota Seoul, dimana banyak sekali apartment, hotel, kantor modern dan mall di kawasan tersebut. Setelah kami turun dari bis, kami disambut dengan suhu udara yang sangat dingin ditambah angin yang cukup kencang. Suhu udara kira-kira 10derajat celcius, sampai-sampai tangan saya tidak kuat untuk tidak keluar dari kantong coat yang saya kenakan. Kasian sekali teman-teman saya yang sedang melakukan pengamatan disini, karena angin yang cukup kencang dan udara yang dingin. Tapi walau begitu, tidak menghentikan saya untuk mengabadikan kenangan saya berkunjung kesini. Saya tetap berfoto-foto, dan mencoba menghangatkan diri di stasiun bawah tanah song-do bersama seorang teman saya. setelah itu kami berdua memutuskan untuk kembali ke bus untuk menghangatkan diri. Setelah yang lainnya sudah berkumpul di bus, kami bersiap untuk melanjutkan perjalan selanjutnya, yaitu ke Nami Island yang berada di Gangwon-do



2nd lunch at Nami Island
Sekitar pukul 12 siang waktu Korea, kami tiba di Nami Island. Sebelum melakukan pengamatan, kami makan siang terlebih dahulu di restoran lokal di Nami Island. Usai makan siang kami bersiap untuk mengantri naik perahu untuk menyebrang ke Nami Island. Mungkin karena ini hari Minggu, maka ramai wisatawan yang berkunjung kesini. Tidak sedikit juga wisatawan dari Indonesia. Beberapa kali saya bertemu rombongan tour dari Indonesia. Kami tiba di perahu untuk menyebrang ke pulau Nami. Hanya 10 menit waktu yang dibutuhkan untuk menyebrang. Dekat sekali dan sangat tidak berasa. Akhirnya kami sampai di Nami Island, yang sangat terkenal karena merupakan tempat shooting drama Korea era 2000-an Winter Sonatta.  
arrived @ Nami Island
Tempat yang sangat indah. Banyak bunga sakura bermekaran, mengingat saat itu Korea sedang musim Semi/ Spring. Disana tidak ada pengamatan, tapi kami semua berwisata menikmati indahnya Nami Island. Setelah sekitar lebih dari 1 jam kami puas berfoto dan menikmati Nami Island, kami balik lagi menuju Chunceon, berkumpul lagi menuju bis dan melanjutkan perjalanan selanjutnya, yaitu menuju ke Soeraksan.
Perjalanan menuju Soeraksan cukup lama, sekitar 3 jam. Seperti Jakarta – Bandung. Kami akan menuju Soeraksan untuk beristirahat dan melakukan pengamatan keesokan harinya di Gunung Sorak. Selama perjalan, kami disuguhkan film di bis supaya tidak terlalu membosankan, tetapi kebanyakan dari  kami mengahabiskan waktu  untuk tidur di bis dan melihat pemandangan selama perjalanan. Sekitar pukul 6 sore, kami tiba di kawasan Soeraksan, untuk makan malam. Makan malam kali ini merupakan makan malam terenak. Makanannya sangat lezat dan friendly.
makan malam ter-enak
Setelah makan kami meunju ke penginapan untuk beristirahat. Sekitar pukul 7.30 malam kami sampai di Sorak I Park Resort Hotel. Seperti sebelumnya, kami tidak langsung tidur. Kami bermain disekitar hotel, tetapi tidak keluar dari hotel tersebut. Mengingat tempat tersebut bukanlah kawasan kota, melaikan kawasan di kaki gunung sorak. Tidak ada kegiatan malam, bahkan mini market dan tempat bermainpun disediakan dihotel ini. Sekitar pukul 12 malam saya dan teman sekamar saya bisa tidur, beristirahat dan menyimpan tenaga untuk esok hari.

DAY 4 MT. SORAK – SEOUL

Patung Perunggu Buddha
 Seperti biasa kami mendapatkan morning call tetapi kali ini lebih siang ya itu 6.30 pagi, lalu kami bergegas mandi dan bersiap untuk sarapan. Setelah usai sarapan, kami bersiap menuju kunjungan selanjutnya yaitu Mount Sorak yang letaknya tidak jauh dari tempat kami menginap. Sekitar pukul 9 pagi kami tiba di Kwongeumseong Fortress (MT. Sorak) melihat Shinheungsa Temple dan Patung Perunggu Buddha yang ukurannya sangat besar. Mengingat mayoritas agama di Korea adalah Buddha, kebetulan saat kami mengunjungi Kwongeumseong Fortress sedang ramai karena sebentar lagi merupakan hari Raya Buddha di Korea. Setelah mendapatkan aba-aba untuk dapat berpencar dan menentukan meeting point, kami melakukan kegiatan seperti biasanya. Foto-foto dan menikmati keindahan alam di Korea. Tetapi tidak untuk kelompok tertentu, karena mereka harus melakukan pengamatan mengingat pentingnya tugas dan tujuan utama kami ke Korea Selatan. Seharusnya kami semua naik cable car, namun karena adanya angin kencang maka kami tidak diizinkan untuk menaiki cable car tersebut. Cukup kecewa karena ingin sekali mencoba naik cable car dari atas gunung sorak. Pasti merupkan pengalaman yang sangat menyenangkan. Namun apadaya, cuaca tidak mengizinkan kami semua untuk mencoba cable car tersebut. Sekitar pukul 10 lebih, kami berkumpul di meeting point dan melanjutkan perjalanan selanjutnya.





Karena kami semua kecewa akan tidak jadi naik cable car, namun kekecewaan itu digantikan dengan kami berkunjung ke Teddy Bear Museum yang tidak ada di schedule sebelumnya. Wah betapa senangnya, terutama saya, ketika sampai. Tempatnya sangat dekat dari MT.Sorak hanya beberapa menit. Tempatnya lucu sekali. Saya sangat excited mengunjunginya dan langusng mengabadikan moment ditempat terimut yang pernah saya kunjungi. Teddy bear dimana-mana. Dari ukuran kecil sampai yang sangat besar. Banyak sekali miniatur teddy bear dari seluruh dunia dan dibuat pula identitas negara-negara besar seperti patung liberty di amerika, dan teddy bear yang menggunakan pakaian karakter seperti Steve Jobs, Pablo Picasso, dll. Tidak hanya berfoto, saya dan beberapa teman saya membeli merch dari Teddy Bear Museum. Sayapun membeli topi Teddy Bear dan gantungan kunci boneka Teddy yang sangat lucu. Harganya standar, tidak mahal tetapi tidak murah. Tapi sangat worth it menurut saya. Tidak terasa sudah 1 jam berlalu saya dan teman-teman di dalam museum imut ini, kami pun harus keluar untukk melakukan perjalanan selanjutnya.
here i spend my money

DDP
Hari sudah semakin siang, kamipun harus makan siang. Sebelum kembali ke ibu kota Seoul, kami makan siang terlebih dahulu di restoran lokal. Setelah makan siang kami kembali ke bus untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Seoul. Perjalanan 3 jam untuk balik ke Seoul, sama seperti kemarin ditengah perjalanan kami mampir ke rest area untuk ke toilet atau sekedar jajan makanan ringan barangkali ada yang masih lapar. Sekitar pukul 1 siang kami tiba di Seoul, tepatnya kami sampai di Dongdaemon. Disini teman-teman melakukan pengamatan di Dongdaemon Design Plaza, sebuah bangunan futuristik modern karya arsitek ternama Alm. Zaha Hadid. Sungguh bangunan yang luar biasa dan sangat menarik sebagai objek pengamatan arsitektur. Namun sayangnya, saya pribadi menyesal terlambat datang ke DDP karena sebagian mahasiswa yang tidak melakkukan pengamatan dapat menghabiskan waktu di Dongdaemon Market, yaitu tempat belanja oleh-oleh dengan harga yang paling murah. Disana saya menghabiskan sebagian besar uang saya. Kebetulan orangtua saya meminjamkan saya credit card untuk saya dapat berbelanja tanpa memikirkan kehabisan atau kekurangan uang (HEHE). Lelah belanja, saya bersama beberapa teman saya baru menyebrang Dongdaemun Market dan menuju bangunan futuristik indah Dongdaemon Design Plaza. Namun baru beberapa menit saya asik foto-foto, ternyata gerimis dan kemudian hujan yang cukup deras. Membuat saya dan teman-teman balik ke meeting point yaitu didalam Dongdaemon Market. Kami menunggu hujan sampai sekitar pukul 18.30. Lalu setelah bus kami datang, kami bergegas menuju makan malam dan balik ke hotel untuk beristirahat. 
dinner at Korean Gingseng Soup
Sekitar pukul 8 pagi, kami sampai di hotel terakhir kami selama KLA ini, yaitu Hotel Ibis Ambassador yang letaknya berada di pusat kota Seoul. Karena hujan, saya dan beberapa teman saya memutuskan hanya dihotel saja, tetapi beberapa teman saya lainnya juga memutuskan untuk jalan-jalan di kota Seoul malam hari. Ingin ikut, tetapi saya merasa lelah sekali. Jadi saya memilih untuk di hotel, menton K-Drama sambil video call dengan yang di Jakarta. Kali ini saya tidur bertiga karena teman saya ditinggal oleh teman sekamarnya. Sekitar pukul 12 malam kami baru bisa tidur, beristirahat untuk perjalanan keesookan harinya.



DAY 5 LEEUM SAMSUNG MUSEUM – MYEONGDONG

leeum samsung museum

leeum samsung museum of art
H-1 sebelum kami harus kembali ke negara tercinta, Indonesia. Kali ini morning call lebih pagi, yaitu pukul 5.30 pagi. Tapi tetap saja saya bangun kesiangan. Setelah bangun saya dan teman sekamar langsung mandi dan bersiap untuk sarapan lalu melakukan kunjungan sejalnjutnya. Pukul 8 kami sudah berangkat menuju objek amatan selanjutnya, yaitu Leeum Samsung Museum yang berada di Ittaewon. Perjalanan menuju kesana kami melewati Blue House atau Istana Presiden Korea. Lalu kami mampir dulu ke Gingseng Centre. Disana saya membeli gingseng untuk kesehatan orang tua saya dan beberapa teh gingseng untuk oleh-oleh. Setelah dari Gingseng Centre, kami langsung menuju Ittaewon, Leeum Samsung Museum of Art. Merupakan tempat yang sangat bagus untuk pencinta seni dan Arsitketur. Gedungnya sangat unik, namun di dalam kami tidak diizinkan untuk berfoto. Jadi sayang sekali tidak dapat mengabadikan gambar-gambar artistic di dalam Museum tersebut. Namun dibeberapa spot kita dapat mengambil foto. Dan tentunya kami dapat mengambil foto di teras daripada bangunan unik museum ini. Lagi-lagi saya menyesal karena terlallu  lama didalam dan tidak puas berfoto di luar karena waktu kunjungan sudah habis. Spot foto diluar bangunan sangat bagus dan unik. Fasad daripada bangunan ini juga sangatlah bagus dan unik. Puas dari sini, kami langsung begegas untuk makan siang. Makan siang kali ini berada di pusat kota seoul, merupakan restoran chinese. Sebelum makan siang, kami mampir berkunjung ke duty free Shop untuk berbelanja make up. Tetapi saya dan teman-teman tidak membeli apapun karena harganya yang terlalu mahal untuk mahasiswa. Tidak lama di duty free kami melanjutkan ke tempat makan siang.
sungai cheongyecheon
Karena hari ini adalah D-1 back to Jakarta, jadi kami menghabiskan waktu untuk berbelanja. Setelah makan siang kami menuju The Beauty Face Shop, lagi-lagi untuk berbelanja make up. Tetapi harga disini lebih murah dan lebih beragam brand nya. Saya dan teman-teman berbelanja make up yang terkenal juga di Indonesia seperti Edtude, Tony Moly, The Face Shop, dll. Mengingat masih adanya kelompok yang harus melakukan pengamatan, beberapa teman-teman saya yang melakkukan pengamatan, pergi ke sungai Cheongyecheon. Dan bagi yang sudah puas berbelanja di Beauty Shop, dapat bergegas menuju sungai tersebut. Tak lama setelah belanja, saya dan beberapa teman saya menuju sungai Cheongyecheon. Kami nyasar sampai hampir 1km, karena teman saya yang sudah berada disana salah menunjukan arah. Kamipun kelelahan dan banyak membuang waktu karena nyasar. Tapi akhirnya kami sampai di sungai Cheongyecheon. Sungai yang sangat bagus dengan udara yang sangat sejuk dan bersih. Sayangnya saya hanya sebentar disini dan tidak mendapat banyak foto disini. Setelah sore kami balik lagi ke meeting point dan bersiap untuk melanjutkan kunjungan berikutnya.

LINE Friends Store @ Myeongdong Stre
Sore sekitar pukul 16.30 bagian Korea, kami sudah berkumpul di bus dan bersiap menuju tempat yang sangat kami semua tunggu-tunggu yaitu Myeongdong. Sangat senang akhirnya kami kesini. Yup lagi-lagi untuk belanja. Sebelum tiba di Myeongdong, kami mampir ke Amethyst, yaitu pusat berlian di Korea. Hanya kunjungan sebentar dan tidak membeli apapun disana. Dan akhirnya kami tiba di Myeongdong. Di Myeongdong Street ini banyak sekali toko-toko untuk belanja. Dari make up, fashion, food &  beverage, dan lain-lainnya. Semua ada. Dan sangat tidak puas karena kami hanya diberi waktu 2 jam untukberbelanja. Saya langsung menuju ketempat yang saya dan beberapa teman sangat ingin kunjungi, yaitu Line Friends Store. Disana kami berbelanja merch dari Line dan berfoto bersama Big Brown, karakter dari Line. Setelahnya saya melanjutkan belanja sendirian karena saya tiba-tiba berpisah dengan teman-teman lainnya. Saya asik belanja sendiri dan sampai akhirnya bertemu teman saya lagi Etude House dekat meeting point. Saya pribadi sangat tidak puas berbelanja karena waktunya sangat sedikit sedangkan Myeongdong Street sangatlah panjang dan lengkap sekali. Di Myeongdong ini, semakin malam justru semakin ramai. I promise to my self, i’ll be back here, soon. Soon as possible.
Setelah lelah berbelanja, pukul 7 malam kami berkumpul di meeting point untuk bergegas kembali ke hotel. Tapi tidak untuk saya dan kelompok saya. Karena kami harus melakukan pengamatan yang kurang pada saat hari pertama. Akhirnya kami diantar ke Jong-ro. Dan balik ke hotel tidak bersama teman-teman di bus daan lainnya. 
observation at night
Saya dan ke 8 teman saya melakukan observasi malam di kawasan Jong-no. Saya pribadi sudah sangat lelah, tetapi apaboleh buat, saya harus melakkukan tujuan utama saya mengikut KLA ini. Kami melakukan observasi sampai pukul 11 malam, setelah itu kami menuju hotel dengan berjalan kaki. Beruntung tidak terlalu jauh dari jong-ro ke Hotel tempat kami menginap. Dan akhirnya  kami sampai dengan selamat di hotel. Sesampainya dihotel kami istirahat sejenak lalu lanjut untuk berkemas karena besok pagi kami harus check out dan kembali pulang ke Indonesia. What a tiring but happy day.

DAY 6 SEOUL – NAMSAN TOWER – JAKARTA

Morning call seperti biasa, dan lagi-lagi saya kesiangan. Untungnya saya sudah rapi packing. Jadi setelah bangun saya langsung mandi dan bergegas ke lobby untuk sarapan. Namun sayangnya karena terlambat dan tempat sarapan terdapat antrian yang cukup panjang. Saya dan teman sekamar saya memutuskan untuk tidak sarapan. Sangat sedih dan lapar. Disitu saya mendapati mood-swinging
pemandangan Seoul dari N Seoul Tower

Sebelum lanjut ke bandara, kami mengunjungi tower yang terkenal di Korea. Yaitu N Seoul Tower atau Namsan Tower, namun kami hanya sampai di gembok cinta karena kunjungan kali ini tidak termasuk lift naik keatas Tower. Saya mulai memperbaiki mood saya disini dengan meminum Hersey karena saya terlalu lapar tidak sarapan. Sampai di atas, dibawah pintu masuk tower kami mulai foto-foto dan melihat pemandangan kota seoul dari atas. Sangat indah sekali dan memperbaiki mood saya seutuhnya. Seelah foto-foto saya membeli gembok untuk memasangkan di gembok cinta seperti pasangan lainnya yang sudah menggembokan namanya di sini. Namun sayangnya pasangan saya tertinggal di Jakarta karena harus mengikut UTS di kampusnya(HEHE). Usai kunjungan kesini kami bergegas ke bus dan bersiap untuk makan siang sebelum kami harus ke bandara.
Setelah makan siang, kunjungan terakhir kami adalah menuju Chongha Grocery Shop. Kami belanja menghabiskan uang receh KRW. Mengingat recehan seperti KRW 1000  tidak dapat ditukar ke Rupiah, jadi kami menghabiskannya disini. Namun saya belanja lebih dari hanya menghabiskan recehan, saya belanja cukup banyak sampai menggunakan kardus. Tidak puas, namun mengingat koper saya sudah penuh dan takut kelebihan muatan jadi saya hanya berbelanja seadanya. Selesai belanja, kami melanjuti perjalanan terakhir kami di KLA kali ini, menuju Incheon International Airport.
Kurang dari pukul 3 sore kami tiba di Incheon Intl Airport. Keadaan jadi sangat mengharukan ketika haarus berpisah dengan guide tour lokal yang selama 5 hari bersama kami. Sangat sedih, tidak sedikit teman-teman termasuk saya meneteskan air mata disini. Tapi kami harus kemabali ke Jakarta. Dan akan kembali lagi ke Seoul, nanti. Setelah check-in dan melakukan proses imigrasi, kami masuk bandara dan menunggu sampai boarding time dan flight pukul 17.45 waktu Korea bersama Asiana Airlines.
Pukul 11 malam waktu Jakarta kami tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Akhirnya kami sampai dengan selamat. Kami bergegas menuju pengambilan koper dan pulang ke rumah masing-masing. 5 hari di Korea sangatlah tidak cukup untuk saya, tapi apapun itu saya tetap mensyukuri dan sangat senang sekali dapat berkunjung ke negara gingseng dan k-pop tersebut. See you soon, Seoul.

tulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas Studi Ekskursi berjudul Kegiatan yang dilakukan hari Pertama - Terakhir saat studi Ekskursi.
bersama Guide Tour. Eonni Woni :)





I write this to fullfill the Studi Ekskursi task.
DIAH ARUM SARI 22313343
3TB02
DOSEN: DEWI ASTUTI ST.MT.


 
if you guys wanna see another photo of me, just check my instagram at www.instagram.com/ddiarsaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar