Minggu, 03 Mei 2015

PROVINSI DI INDONESIA




 PROVINSI GORONTALO


Gorontalo adalah sebuah provinsi di Indonesia. Sebelumnya, semenanjung Gorontalo (Hulontalo) merupakan wilayah Kabupaten Gorontalo dan Kota Madya Gorontalo di Sulawesi Utara.
Provinsi Gorontalo berdiri secara resmi sejak tanggal 22 Desember tahun 2000 dan menjadi Provinsi ke-32 di Indonesia. Dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2000 melalui penetapan sidang paripurna DPR RI. Namun sekalipun masih kontroversi, peringatan Hari Lahir Provinsi Gorontalo diperingati pada tanggal 16 Februari tahun 2001, ditandai dengan dilantiknya Tursandi Alwi sebagai penjabat Gubernur pertama.
Ibukota Provinsi Gorontalo adalah Kota Gorontalo (sering disebut juga Kota Hulontalo) yang terkenal dengan julukan "Kota Serambi Madinah".

PEMBENTUKAN PROVINSI GORONTALO


Terinspirasi oleh semangat Hari Patriotik 23 Januari 1942, maka pada tanggal da bulan yang sama pada tahun 2000, rakyat Gorontalo yang diwakili oleh Nelson Pomalingo ditemani oleh Natsir Mooduto sebagai ketua Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Gorontalo Tomini Raya (P4GTR) serta sejumlah aktivis, atas nama seluruh rakyat Gorontalo mendeklarasikan berdirinya Provinsi Gorontalo yang terdiri dari Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo terlepas dari Sulawesi Utara. Sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang No. 10 tahun 1964 yang isinya adalah bahwa Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo merupakan wilayah administrasi dari Propinsi Sulawesi Utara. Setahun kemudian tepatnya tanggal 16 Februari 2001, Tursandi Alwi sebagai Penjabat Gubernur Gorontalo dilantik.


 LAMBANG PROVINSI GORONTALO

simbol: 1. Sayap Burung Maleo 2. Ukiran Bambu Berkepala Buaya 3. Pohon Pinang

Arti Lambang Kota Gorontalo :

  1. Bintang bersudut lima adalah lambang Ketuhanan Yang Maha Esa,yaitu sila pertama pada Pancasila
  2. Pohon Kelapa Melambangkan bahwa di daerah Gorontalo kopra adalah hasil utama perekonomian rakyat.
  3. Bunga Teratai adalah lambang kedamaian, kesucian dan keagungan.
  4. Air yang tenang melambangkan keseimbangan jiwa, ketenangan dalam berfikir dan bertindak
  5. Setangkai padi dan setangkai kapas melambangkan tekad rakyat untuk mencapai masyarakat adil dan makmur serta bahagia lahir batin.
  6. Rantai melambangkan persatuan dan kesatuan rakyat Gorontalo dengan seluruh bangsa di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  7. Lambang berbentuk perisai dengan sepasang sayap. Sepasang Sayap pada kiri kanan yang dihubungkan oleh pita didalamnya bertuliskan " KOTA GORONTALO " adalah merupakan perwujudan cita - cita masyarakat Gorontalo bagailan Garuda terbang tinggi mengarungi angkasa luar.
  8. Bentuk perisai yang diberikan kepada lambang menggambarkan bahwa segenab jiwa, semangat, dan cita - cita yang terkandung didalamnya merupakan perisai bagi masyarakat Daerah Gorontalo untuk menghadapi segala kemungkinan.
  9. Bunga teratai berdaun mahkota 5 helai, pohon kelapa berdauan 5 helai, dan berbuah Lima butir serta bersudut lima adalah melambangkan daripada Pancasila

  LETAK GEOGRAFIS



Wilayah Provinsi Gorontalo yang pada zaman kolonial Belanda dikenal dengan sebutan "Semenanjung Gorontalo" (Gorontalo Peninsula) terletak pada bagian utara Pulau Sulawesi, tepatnya pada 0° 19′ 00” - 1° 57′ 00” LU (Lintang Utara) dan 121° 23′ 00” - 125° 14′ 00” BT (Bujur Timur).
Letak Provinsi Gorontalo diapit oleh dua perairan, yaitu Teluk Gorontalo atau yang lebih dikenal dengan nama Teluk Tomini di sebelah Selatan dan Laut Sulawesi di sebelah Utara. Dalam catatan sejarah maritim Nusantara, Laut Sulawesi menjadi penting karena merupakan jalur pelayaran dari pulau Sulawesi menuju Filipina yang juga melalui jalur wilayah perairan Kesultanan Sulu di sebelah Timur dari Negara Malaysia.
Sedangkan Teluk Gorontalo atau Teluk Tomini sejak dahulu kala menjadi sumber kehidupan penduduk Kerajaan-Kerajaan yang bermukim di sekitarnya. Teluk ini pun sejak dahulu ramai oleh lalu lintas pelayaran dan perdagangan, karena menjadi tempat bertemunya Kerajaan yang berada di kawasan "Tomini-Bocht" (wilayah kawasan Teluk Tomini), Ternate, Buton, bahkan menjadi jalur masuknya perantau dari Hokkian (Tiongkok) serta dari Jazirah Arab.
 
 

LUAS WILAYAH


Luas wilayah Provinsi Gorontalo secara keseluruhan adalah 12.435 km². Jika dibandingkan dengan wilayah Indonesia, luas wilayah provinsi ini hanya sebesar 0,67 persen.
 

TOPOGRAFI


Permukaan tanah di Provinsi Gorontalo sebagian besar adalah perbukitan. Oleh karenanya provinsi ini mempunyai banyak gunung dengan ketinggian yang berbeda-beda. Gunung Tabongo yang terletak di Kabupaten Boalemo merupakan gunung yang tertinggi sedangkan Gunung Litu-Litu yang terletak di Kabupaten Gorontalo adalah yang terendah.
Di samping mempunyai banyak gunung, Provinsi Gorontalo juga dilintasi oleh banyak sungai. Sungai terpanjang adalah Sungai Paguyaman yang terletak di Kabupaten Boelemo dengan panjang aliran 99,3 km. Sedangkan sungai terpendek adalah Sungai Bolontio dengan panjang aliran 5,3 km yang terletak di Kabupaten Gorontalo Utara.

IKLIM

• Musim kemarau : Juli – September
• Musim penghujan : September – Pebruari
• Suhu udara siang hari :30,9ºC – 34,0ºC
• Suhu udara malam hari : 20,8ºC – 24,4ºC
• Suhu minimum-maksimum : 23,0ºC – 31,8ºC
• Kelembaban udara rata-rata : 83%

PAKAIAN ADAT 

 

RUMAH ADAT

  • Rumah Adat Dulohupa: Rumah Adat ini berfungsi sebagai Balai Musyawarah Adat Bandayo Dulohupa. Di dalam Rumah Adat ini digelar perlengkapan upacara adat perkawinan berupa pelaminan, busana adat pengantin dan hiasan lainnya.
  • Rumah Adat Bantayo Po Boide: Rumah adat Gorontalo yang satu ini bisa dijumpai berdiri gagah di depan rumah dinas Bupati Gorontalo. Bagian dalam si Bandayo Pomboide ini memiliki banyak sekat sehingga ada beragam ruangan dengan fungsi yang juga beragam.

 PARIWISATA GORONTALO


 


Kolam Renang Potanga

Anda dapat juga mengunjungi sebuah Kolam Renang Potanga yang terletak sekitar 4 km dari pusat kota Gorontalo. Kolam airnya dingin dan segar, berasal dari mata air pegunungan alami. Selain itu ada Pentadio Resort di sebelah utara Danau Limboto, 12 kilometer dari pusat Kota Gorontalo. Resor ini memiliki spa yang lengkap, cottage, kolam renang, dan kolam mata air panas.

Benteng Otanaha

Di masa lalu ini berupa peninggalan bekas penjajahan portugis. Benteng Otanaha, digunakan para Raja Gorontalo ini sebagai tempat perlindungan dan pertahanan. Keunikan benteng terlihat adalah material yang digunakan untuk membangun benteng campuran pasir, plester, dan putih telur Maleo. Pemandangan Danau Limboto dapat dilihat jelas dari sini, karena letaknya di atas dataran tinggi. Tepatnya, di Dembe I, Kota Barat, sekitar 8 km dari pusat kota Gorontalo. Ada dua benteng lagi yang terletak di daerah yang sama, yaitu Otahiya dan Istana Ulupahu. Pengunjung harus melewati 345 anak tangga untuk mencapainya.

Monumen Nani Wartabone

ini adalah monumen sejarah pahlawan lokal Gorontalo, bernama Nani Wartabone. Ia berperan penting dalam perjuangan rakyatGorontalo. Monumen ini terletak di tengah Taman Taruna Remaja Gorontalo.

Masjid Hunto Sultan Amai

adalah salah satu masjid tertua di Gorontalo (300 tahun). Masjid ini terletak di desa Siendeng di kota Gorontalo. Di masjid ini, ada sumur dan beduk yang memiliki umur sama seperti Mesjid itu sendiri.

Pasir Putih Leato

Pasir Putih Leato memiliki pantai berpasir putih yang akan memberikan kesan meyegarkan untuk Anda. Di sini Anda pun dapat melihat langsung proses perbaikan perahu kayu dengan cara tradisional. Kehidupan bawah air di tempat ini cukup menarik. Karang-karang yang indah, dan kapal ikan yang unik telah menjadi daya tarik bagi para penyelam. Pantai ini terletak di Leato Utara, sekitar 12 km dari pusat kota.

Danau Limboto

Danau Limboto. Desa bernama Iluta, berjarak 10 km dari pusat kota, menandai jalan masuk ke pula ini. Karakteristik unik danau ini terletak karena memiliki berbagai jenis ikan air tawar yang hanya dapat ditemukan di danau ini. Selain itu, di danau ini ada sebuah lapangan pendaratan pesawat amfibi bernama Katelina, dahulu membawa Presiden Pertama Republik Indonesia, Bung Karno.

Menara Keagungan / Pakaya Tower

Menara Keagungan merupakan sebuah menara dengan ketinggian 60 meter. Pada bagian atas menara ini terdapat teleskop untuk gunakan menjelajahi pemandangan yang indah dari Danau Limboto. Di dalam menara ini Anda bisa melihat banyak cendera mata yang ditampilkan dan beberapa restoran.

Pemandian Air Panas Alami Lombongo

Pemandian Air Panas Alam Lombongo terletak di desa Lombongo, Suwawa, sekitar 20 km dari pusat kota. Memiliki pemandian air panas alami, arena bermain, dan panggung untuk pertunjukan seni. Mata air panas mengandung belerang yang dapat menyembuhkan penyakit kulit.

Tangga 2000 dan Jejak Kaki Lahilote

Di objek wisata Tangga 2000 dan Jejak Lahilote ini. Anda akan menikmati keindahan Teluk Tomini. Di lokasi ada fasilitas toko dan tempat rekreasi.

Air Terjun Ayuhulalo

Air terjun Ayuhulalo ini terletak di desa Ayuhulalo (Ayuhulalo berarti hutan bulan), Tilamuta. Berada sekitar 5 km dari Kabupaten Boalemo. Lingkungannya segar karena terdapat hutan hijau yang teduh dengan air segar disekitarnya.

Pantai Indah Boalemo

Pantai Indah Boalemo memiliki pantai pasir putih dengan air yang tenang dan jernih. Di sini Anda dapat merasa nyaman dan rileks, berenang, berperahu, atau menyelam. Di sepanjang pantai, terdapat kelapa dan pohon pinus. Selain itu, panati ini memiliki beberapa resort mewah.

Taman Laut Bitilia

Taman Laut Bitilia memiliki beberapa tempat menyelam dengan pemandangan bawah laut yang luar biasa indah. Tempat ini hanya 15 menit dari Pantai Boalemo Indah.

Pantai Bolihutuo

Sebagian besar Pantai Bolihutuo ditumbuhi pohon pinus raksasa, pohon ini menciptakan suasana yang sejuk dan tenang di sekitar pantai. Pasir putihnya yang tersebar di sekitar pantai membuat keindahan pantai lebih lengkap. Tersedia juga beberapa cottage di sini.

Desa Suku Bajo

Desa Suku Bajo (Tilamuta, Torosiaje, Popayato) di huni oleh suku Bajo yang tinggal berkelompok dan memiliki budaya dan tradisi yang unik. Mereka selalu membuat kerajinan di atas kapal dan bekerja sebagai nelayan. Suku Bajo yang masih tinggal di perahu disebut "Bangau", mereka pergi dari satu pulau ke pulau lain pada akhirnya kembali ke Pulau Pantai Toro untuk budidaya mutiara dan rumput laut.

Pusat Kerawang

Tempat penghasil kain kerajinan tradisional Gorontalo yang indah.

Pemakaman Suci Ju Panggola

Pemakaman suci Ju Panggola dibangun abad ke-14 terletak di Kecamatan Dembe I, 8 km dari pusat Kota Barat di kota Gorontalo. Orang Gorontalo yang tinggal di sekitar kuburan menganggap pemakaman ini sebagai tempat suci karena memiliki karakteristik yang unik, terkait dengan budaya Islam. Oleh karena itu, tidak mengherankan untuk mengetahui bahwa banyak pengunjung melakukan meditasi di sekitar daerah pemakaman.

Rumah Adat Gorontalo

Rumah Adat Gorontalo merupakan rumah tradisional terletak di pusat sub-distrik Limboto, Gorontalo, tempat untuk kegiatan seni dan budaya Gorontalo.

Pantai Olele

Pantai ini merupakan pintu masuk ke surga bawah laut. Kehidupan bawah laut yang indah dan menakjubkan ini telah dikenal penyelam dari seluruh dunia.

Objek wisata lainnya

  • Taman Nasional Bogani Nani Wartabone
  • Kawasan Cagar Alam Panua / Burung Maleo
  • Kawasan Hutan Lindung Mangrove
  • Kawasan Hutan Lindung Nantu
  • Kawasan Cagar Alam Otangale
  • Air Terjun Taludaa
  • Panorama Alam Sungai Bone / Jembatan Talumolo II
  • Panorama Alam Jembatan Soeharto Tilamuta, Boalemo
  • Panorama Alam Gunung Tilongkabila
  • Kawasan Cagar Alam Pulau Mas , Pulau Popaya dan Pulau Raja
  • Benteng Oranye Kwandang (peninggalan Portugis)
  • Danau Perintis
  • Air Terjun Lombongo
  • Pantai Kelapa Dua dan Pohon Cinta
  • Masjid Jami' Baiturrahim
  • Pentadio Resort
  • Lokasi Pendaratan Presiden Pertama Soekarno
  • Pacuan Karapan Sapi dan Lapangan Golf Yosonegoro
  • Pantai Monano Kwandang
  • Pulau Saronde
  • Pulau Huha
  • Pantai Logpon
  • Torosiaje / Perkampungan Buku Bajo
  • Pantai Molotabu
  • Pantai Botutonuo
  • Taman Laut Olele
  • Puncak Botu
  • Puncak Meranti
  • Makam Auliya Male Ta' Illayabe
  


source:









Tidak ada komentar:

Posting Komentar