![]() |
| INDONESIA |
Latar Belakang
Sebelum
membahas Wawasan Nusantara, sebaiknya terlebih dahulu mengerti dan memahami wawasan
nasional secara universal. Suatu bangsa meyakini bahswa kebenaran yang hakiki
atau kebenaran yang mutlak adalah kebenaran yang datang dari Tuhan. Namun,
dalam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, keanekaragaman memerlukan
perekat agar bangsa yang bersangkutan dalam bersatu memelihara keutuhan
negaranya. Adanya keanekaragaman dalam hidup berbangsa dan bernegara
tidak terlepas dari pengaruh lingkungan bangsa tersebut. Pengaruh tersebut
didasari oleh keterkaitan antara filosofi bangsa, idiologi, aspirasi, dan
cita-cita. Dengan keanekaragaman tersebut, pemerintah dan rakyat berupaya
menyelenggarakan kehidupan, menjamin kelangsungan hidup, menjaga keutuhan
wilayah serta jati diri, yaitu dengan Wawasan Nasional.
Kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu wawas (mawas) yang artinya melihat atau memandang, sehingga kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat. Jadi, Wawasan Nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (interaksi dan interelasi) serta pembangunannya di dalam bernegara di tengah-tengah lingkungannya baik nasional, regional, maupun global.
Kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa, yaitu wawas (mawas) yang artinya melihat atau memandang, sehingga kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat. Jadi, Wawasan Nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensinya yang serba terhubung (interaksi dan interelasi) serta pembangunannya di dalam bernegara di tengah-tengah lingkungannya baik nasional, regional, maupun global.
Pengertian Wawasan Nusantara
Setiap
bangsa mempunyai wawasan nasional yang merupakan visi bangsa yang bersangkutan
menuju ke masa depan. Adapun wawasan nasional bangsa Indonesia yang dikenal
dengan Wawasan Nusantara. Kata
“wawasan” berasal dari kata Jawa “wawas” yang berarti melihat atau memandang,
dan dapat diartikan sebagai cara pandang atau cara melihat. Sedangkan Nusantara
berasal dari kata ‘Nusa’ yang berarti
pulau-pulau, dan ‘antara’ yang berarti diapit di antara dua hal (dua benua
yaitu Asia dan Australia & dua samudera yaitu samudera Pasifik dan samudera
Hindia). Berdasarkan teori-teori tentang wawasan latar belakang falsafah pancasila,
latar belakang pemikiran aspek kewilayahan, aspek sosial budaya, dan aspek
kesejahteraan terbentuklah satu wawasan nasional Indonesia yang disebut wawasan
nusantara dengan rumusan pengertian yang sampai ini berkembang.
Menurut Prof. Dr. Wan
Usman: Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa
Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai Negara kepulauan dengan semua
aspek kehidupan yang beragam.
Menurut Kelompok Kerja LEMHANAS 1999: Wawasan nusantara
adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya
yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan
kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.
Unsur Dasar Wawasan Nusantara
Wadah
Meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya.Isi
Menyangkut dua hal yaitu pertama, realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama dan perwujudannya, pencapaian cita-cita dan tujuan nasional persatuan. Kedua, persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional.Tata Laku
- Tata laku batiniah, yaitu mencerminkan jiwa, semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.
- Tata laku lahiriah, yaitu tercermin dalam tindakan, perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia.
Hakekat Wawasan Nusantara
Adalah
keutuhan nusantara atau nasional, dalam pengertian : cara pandang yang selalu
utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional.
Asas Wawasan Nusantara
Asas wawasan nusantara terdiri dari:
- Kepentingan atau tujuan yang sama
- Keadilan
- Kejujuran
- Solidaritas
- Kerjasama
- Kesetiaan terhadap kesepakatan
Kedudukan Wawasan Nusantara
Fungsi
wawasan nusantara adalah pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam
menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan dan perbuatan.
Tujuan wawasan nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala bidang dari rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan orang perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah.
Tujuan wawasan nusantara adalah mewujudkan nasionalisme yang tinggi di segala bidang dari rakyat Indonesia yang lebih mengutamakan kepentingan nasional dari pada kepentingan orang perorangan, kelompok, golongan, suku bangsa atau daerah.
![]() |
| LANDASAN NUSANTARA |
- Pancasila (dasar Negara) Landasan Idiil
- UUD 1945 (Kontitusi Negara) Landasan Konstitusional
- Wasantara (Visi bangsa) Landasan Visional
- Ketahanan Nasional (Konsepsi Bangsa) Landasan Konsepsional
- GBHN (Kebijakan Dasar Bangsa) Landasan Operasional
Source: http://www.slideshare.net/wbcoolboy/tugas-makalah-wawasan-nusantara


Tidak ada komentar:
Posting Komentar